Minggu, 28 Maret 2010

proses penciptaan manusia

for everyone

Proses penciptaan manusia


Allah berfirman dalam Al-Qur'an, surat Ar-Rahman ayat 14:

خلق الإنسان من صلصال كالفخار

"Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar." (QS. Ar-Rahman: 14).

Para ulama sudah sepakat bahwa yang di maksud oleh ayat ini adalah penciptaan manusia pertama sekali, yaitu Nabi Adam.AS. dan inilah hakikat yang Allah paparkan kepada manusia supaya mereka lebih tahu akan hakekat diri mereka yang hina dan lebih meningkatkan rasa 'ubudiyyah dan rasa hinanya terhadap Sang Pencipta.

Penciptaan manusia pertama sekali yang di ceritakan oleh Al-Qur'an pada ayat ini, merupakan bukti kekuasan Yang Maha Tunggal dan tidak bisa di tandingi oleh sesuatu apapun di alama semesta ini, semuanya Allah paparkan di dalam Al-qur'an, dalam as-sunnah dan di dalam semesta yang di perhatikan selalu oleh manusia dan bahkan Allah perlihatkan pada diri mereka sendiri, sebagai mana firman-Nya:

وفى انفسكم افلا تبصرون

"Dan apa yang ada pada dirimu apakah kamu tidak memperhatikan?"

Menelusuri keajaiban Sang Pencipta akan lebih menambah keimanan dan kethaatan kita kepada-Nya, lewat tadabbur alam dan memikirkan tentang cipataan yang maha sempurna ini, karna tidak ada sesuatu apapun yang sanggup menciptakan dan mengadakan alam yang demikian hebat ini kecuali Allah 'Azza wa Jalla.

Penciptaan Nabi Adam 'Alaihissalam adlaah penciptaan yang maha sempurna; bagaimana Allah Allah menciptakan manusia pertama ini dari tanah dan kemudian Allah tiupkan ruh-Nya, sehingga demikian jadilah manusia makhluq yang mulia diantara sekian makhluq yang Allah ciptakan di bumi ini, firman Allah:

لقد خلقنا الإنسان فى احسن تقويم

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (QS. At-Tiin: 4).

Pembahasan:

1. ibrah dari penciptaan Nabi Adam. AS

Sebagai mana di kutip pada ayat di atas (surat Ar-Rahman ayat 14), bahwa manusia pertama yang Allah ciptakan dari tanah dialah Nabi Adam AS, lalu mengapakah mengapa manusia selanjutnya tidak pernah lagi turun temurun diciptakan dari tanah, kecuali Nabi Isa. AS?

Jawabannya: tanah adalah asal segala sari pati makhluq hidup, tempat tumbuhnya tumbuh-tumbuhan, dan darisana pulalah bersumbernya manusia, manusia mendapatkan inti makanan dari hasil yang di keluarkan oleh tanah, boleh jadi inilah ibrah termahal yang Allah tunjukkan kepada manusia, sebagai bukti hubungan maksud kalimat ini dengan firman Allah pada surat Al-Mukminun ayat12:

ولقد خلقنا الإنسان من سلا لة من طين

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu sari pati (yang berasal) tanah." (QS. Al-mukminun; 12).

Maka sari pati tanah inilah yang kemudian lewat berbagai proses tumbuhan dan makanan sehingga menghasilkan "air mani" yang kental, dna kemudian air mani ini pulalah yang selanjutnya menghasilkan seorang insan yang kokoh bentuk tubuhnya hasil dari hasil pertemuan air mani dengan sel telur seorang wanita, kemudian hasil kerja sama inilah yang akan menghasilkan seorang bayi yang cantik. (insya Allah tentang pembahasan ini akan kita paparkan pada pembahasan selanjutnya).

Penciptaan Nabi Isa AS

Kemudian Al-Qur'an menjelaskan penciptaan Nabi Isa AS; yang mana Nabi Isa adalah putra dari Siti Maryam Radiyallahu a'alaiha yang Allah sucikan farajnya. Maka penciptaan Nabi Isa AS sama dengan penciptaan Nabi Adam AS, Allah menciptakan Nabi adam dari tanah maka begitu juga dengan Nabi Isa, Allah menciptakan beliau juga dari tanah, karna mafhum dari ayat ini nyata dan jelas maksudnya, maka pantas pula manusia yang tidak mempunyai akal dan agama menganggap Nabi Isa sebagai ornag yang istimewa dan bahkan kebanyakan manusia menganggap beliau sebagai Tuhan, sebagai mana yang di lakukan banyak oleh orang-orang nasrani 9kristen), ini adalah pemahaman yang salah dan bathil.

Adapun seputar penciptaan Nabi Isa, Allah gambarkan dalam Al-Qur'an surat Ali-'Imran ayat 59 dan 60:

إن مثل عيسى عند الله كمثل آدم خلقه من تراب ثم قال له كن فيكون . الحق من ربك فلا تكن من الممترين

" Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi , adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allaj berfirman kepadanya: "Jadilah!" (seorang manusia), maka jadilah dia.

(Apa yang telah kami ceritakna itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu." (QS. Ali-'Imran: 59 dan 60).

( tambah man!)

2. ibrah dari Penciptaan manusia secara umum(selain Adam dan 'Isa)

Disinilah keyakinan yang lahir dari orang-orang yang berfikir, dan muncul keyakinan dari orang yang memperhatikan, yang berakal dan mempelajari (ahlul ilmi), firman Allah:

وما يذكر به إلا اولوالألباب

"Dan tidak dapat mengabil pelajaran (dari padanya) melainkan orang-orang yang berakal." (QS. Ali-'Imran: 7).

Insya Allah dalam pembahasan ini kita akan terangkan mu'jizat-mu'jizat yang di beritakan Al-Qur'an semenjak berabad-abad yang lalu, dan baru di ungkap oleh ilmu hadits (oleh ilmu smodern sekrang seeperti biologi, geografi, ilmu falak, dll), maka beruntunglah bagi kita yang meyakini bahwa Allah Adalah Tuhan Yang patut di sembah dan Al-Qur'an sebagai pedoman, Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul dan penutup para Nabi (muslim) yang semenjak mengenal Islam di bukakan hatinya oleh Allah untuk melihat kebenaran Syari'at-Nya, sehingga dengan mengenal Islam kita secara langsung mengenal ilmu alam semesta itulah keistimewaan Islam, oelh karna itulah di dalam Islam di wajibkan menuntut ilmu agama, karna ilmu agama mencakup seluruh macam ilmu yang terkandung secara khusus dalam Al-Qur'an dan As-sunnah, dan kemudian bisa di realisasikan di alam luar; yang merupakan hasil pngetahuan mengenal Allah dan kitab suci-Nya dan syari'at-syari'at-Nya.

Berbeda dengan mereka yang belum dan tidak Allah bukakan hati mereka kepada petunjuk Allah (Islam), mereka berusaha mengungkap rahasia penciptaan alam, beruntung kalau mereka sampai kepada derajat emahaman yang benar (yang mendapat petunjuk Allah bahwa yang menciptakan semua ini hanyalah Allah), dan merugilah bagi mereka yang berusaha mengungkap rahasia penciptaan akan tetapi mereka tidak membenarkan akan Sang Pencipta akan penciptaan yang agung ini, mereka hanya tinggal mendapatkan kepayahan dalam mengungkap semua ini.

Marhalah penciptaan manusia

Al-Qur'an menceritakan secara kamil (sempurna) dan daqiq (terperinci) akan proses penciptaan manusia, mulai dari sumber asalnya, kemudian trbentuknya mani, dan bertemunya mani dengan sel telur, kemudian bagaimana proses mani dan sel telur selanjtunya di dalam rahim, dan sehingga lahirlah seorang bayi; smeuanya ini telah sempurna Allah beritakan dalam Al-Qur'an, hanya tinggal bagai mana manusia memahaminya dna mempelajarinya serta mengimani smeua ini sebagai bentuk ubudiyyah yang sempurna.

Tentang proses kejadian manusia, kita bagi menjadi beberapa marhalah penting, sbb:

sumber dan asal usul manusia

proses terbentuknya mani dan sel telur

proses bertemunya mani dengan sel telur

proses mani dalam rahim, sebelum terbentuknya segumpal daging(segumpal darah)

proses setelah terbentuknya segumpang daging (lihat hadits di arbain nawawiyah,tt 40 hari proses terbentuknya …)

masa mengandung

masa kelahiran sampai terbentuknya seorang laki2 tangguh (pembahasan: Dialah yang mengeluarkan kamu dari perut ibumu, sedangkan kamu tidak mengetahui sesuaupun juga, air susu ibu,

manusia yang sempurna.

----------------------------------------------------------------------------------------------------

1. sumber dan asal usul manusia

Allah SWt adalah Pencipta manusia, yang menciptakan tanam-tanaman, yang menciptakan benih, yang memberi rezki manusia sehingga dengan rizki tadi manusia bisa memanfa'atkannya, apakah dengan memakan atau meminum, dan ataupun dengan merasakan dan segala hal yang membuat manusia tetap hidup?, semuanya adalah anugerah Allah yang tiada banding, nikmat yang wajib di syukuri.

Sebelum kita memasuki pembahasan ini, sedikit kita ulang lagi bahwa Allah menciptakan manusia ini tak dan tak bukan hanya untuk menyembah kepada-Nya, berdo', meminta, bertawakkal, hanya kepada-Nya; inilah hakikat yang mesti di amalkan, beribadah dan selaly mengingat Allah SWt, kapan dan di manapun, maka itulah 'ubudiyyah yang sempurna. Firman Allah:

وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون

"Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku."

Sebagaimana yang telah kita singgung diatas, bahwa asal usul manusia berasal dari tumbuh-tumbuhan yang di gambarkan Al-Qur'an dengan kata "sari pati tanah", dan sebagaimana maklum juga bahwa manusia pertama diciptakan oleh Allah yaitu Nabi Adam. AS yang berasal dari tanah. Boleh jadi inilah 'ilaqah (hubungan) antara penciptaan manusia dari tanah dengan penciptaan manusia dari sari pati tanah, sebab dari tanahlah muncul segala-galanya sehingga terbentuklah sesuatu yang bisa membentuk air mani ataupun zat telur.

Firman Allah:

ولقد خلقنا الإنسان من سلا لة من طين

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu sari pati (yang berasal) tanah." (QS. Al-mukminun; 12).

Maka dari sini kita bisa simpulkan bahwa manusia dengan tumbuhan mempunyai hubungan yang kuat dan erat bukan disisi ini saja, bahkan kebanyakan hal yang menyangkut hidup manusia dan tumbuhan dan juga hewan dan alam secara keseluruhan baik yang disadari dan yang tidak disadari, kesemuanya ini mempunyai hubungan timbal balik yang berkesinambungan. Mereka selalu saling membutuhkan satu sama lain, salah satunya lagi:

Ketika manusia bernafas maka dia akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2), sedangkan tumbuhan membutuhkan karbon dioksida untuk membantu pencernaan makanan mereka. Dan sebaliknya manusia membutuhkan oksigen (O2) untuk kelangsungan hidup mereka, karna bernafas membutuhkan oksigen sedangkan tumbuh-tumbuhan selalu mengeluarkan oksigen, sehingga dari hasil pembuangan karbon dioksida oleh manusia sedangkan karbon dioksida di butuhkan oleh tumbuh-tumbuhan. dan pembuangan oksigen oleh tumbuh-tumbuhan sedangkan kita manusia membutuhkan oksigen untuk bernafas, ini adalah kerja sama yang baik dan hubungan timbal balik yang terus menerus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar